Perempuan Sebagai Agen Perubahan dari Masa ke Masa

published on 30 May 2022
Background Article 3-olijw

Bicara tentang pemimpin perempuan di Indonesia selalu menjadi topik yang menarik untuk dibahas, apalagi Indonesia memiliki pahlawan perempuannya sendiri dalam sejarah. Termasuk Cut Nyak Dien, seorang pejuang kemerdekaan dari Aceh yang memberikan dampak dalam melawan penjajahan. Lalu, ada Ibu Kartini yang mengobarkan semangat kesetaraan untuk perempuan dalam meraih pendidikan.

Banyak pemimpin perempuan di Indonesia yang sangat menginspirasi seperti Ibu Rambu Atanau, Direktur Yayasan Sanggar Suara Perempuan (YSSP) dan aktivis yang mengembangkan tempat penampungan bagi perempuan dan anak-anak korban kekerasan di NTT. Tidak hanya itu, ada Ibu Febriarti Khairunnisa pendiri usaha sosial Bintang Sejahtera yang membuat perubahan dengan meningkatkan partisipasi ekonomi perempuan di Lombok, dan mendirikan Bank Sampah.

Selain itu, ada Ibu Susi Pudjiastuti yang telah memajukan industri perikanan, serta menetapkan penegakan hukum di perairan Indonesia, dan karena kepribadiannya yang easy-going membuat ibu Susi dipuji sebagai politisi favorit Indonesia di media sosial. 

Tidak kalah juga ada Ibu Sri Mulyani dengan segudang prestasinya, menjadi sosok wanita paling berpengaruh ke-66 versi Forbes, pernah menjabat sebagai Managing Director dan COO Bank Dunia, hingga menjadi Menteri keuangan terbaik di Asia Pasifik versi majalah FinanceAsia selama tiga tahun berturut-turut (2017, 2018 dan 2019).

Dalam masyarakat Indonesia pun, perempuan memang memainkan peran vital baik di dalam maupun di luar keluarga karena peran perempuan sangat penting dalam membentuk generasi penerus bangsa. Menjadi agen perubahan dalam upaya menciptakan generasi yang lebih baik di masa depan nantinya.

Hal ini bisa dimulai dari jiwa kepemimpinan perempuan yang lahir saat perempuan menyadari dan memaksimalkan potensi untuk meraih setiap mimpinya. Untuk itu, dengan membuka ruang kesempatan yang setara untuk perempuan menjadi sosok pemimpin, akan memberikan dampak pada pembangunan negara dalam kesetaraan gender.

Upaya ini pastinya melibatkan berbagai pihak, tidak hanya pemerintah dan tokoh politik, tetapi juga perempuan pemimpin organisasi non-pemerintah, organisasi internasional, masyarakat sipil, akademisi, media, dan juga kamu, para perempuan hebat lainnya.

Selalu ada peluang bagi perempuan untuk menciptakan dampak yang lebih baik di seluruh negeri. Melalui program pembinaan SheHacks 2022 kamu bisa menjadi agen perubahan. Program ini bertujuan untuk mengatasi isu kesenjangan gender dalam ekonomi, pendidikan, lingkungan, dan kesehatan perempuan melalui teknologi.

Pendaftaran dibuka hingga 31 Juli 2022, gali potensimu bersama para mentor dan kamu juga bisa menangkan total hadiah 150 juta rupiah!

Siap untuk menjadi pemimpin dan ciptakan perubahan untuk seluruh perempuan di Indonesia?

Read more